Cerpen"Berhenti Bullying"

Cerpen: Sahabat Baru di Sekolah

Di sebuah sekolah, ada seorang anak bernama Raka. Ia sering mengejek temannya, terutama Andi, yang pendiam dan selalu duduk di pojok kelas. Raka merasa bangga ketika teman-temannya tertawa melihat ejekannya.

Setiap hari, Andi hanya diam meskipun hatinya sakit. Ia ingin punya teman, tetapi rasa takut membuatnya memilih menjauh.

Suatu hari, guru mereka, Bu Ratna, bercerita tentang dampak buruk bullying. “Tahukah kalian,” kata Bu Ratna, “satu ejekan bisa melukai hati lebih dalam daripada luka fisik. Mari kita jadikan sekolah ini tempat yang aman, bukan tempat yang menakutkan.”

Ucapan itu membuat Raka terdiam. Ia baru sadar kalau selama ini Andi menderita karena perbuatannya. Malamnya, Raka merasa bersalah. Ia teringat wajah sedih Andi setiap kali diejek.

Keesokan harinya, Raka menghampiri Andi.
“Maaf, Andi… aku sudah salah selama ini. Aku ingin berteman denganmu,” kata Raka dengan tulus.

Andi terkejut, tapi senyum perlahan muncul di wajahnya. “Tidak apa-apa, Raka. Aku juga ingin punya teman.”

Sejak hari itu, Raka berhenti mengejek teman. Ia bahkan mengajak teman-temannya untuk saling menghargai. Kelas pun menjadi lebih nyaman dan penuh tawa, tanpa ada yang merasa tersisih.

Raka belajar satu hal penting: persahabatan lebih indah daripada bullying.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 1

BAB 5

Soal Ulangan 1 Materi TKA